Senin, 18 Juli 2011

DUNIA, NERAKA DAN SURGA

Apa hubungannya antara Dunia, Neraka dan Surga ?
Secara Logika mudah saja menghubungkan antara Dunia Neraka dan Surga. Jika anda sudah menemukan siapa Tuhan yang sebenarnya maka anda dapat menemukan hubungan ketiga alam tersebut.
Pertama, Tuhan menciptakan manusia tidak dengan sia sia, ada peraturan berarti ada sangsi, ada usaha berarti ada upah/hadiah/hasil. Berani melanggar berarti siap menerima hukuman. Itu semua sudah dijelaskan dalam kitab suci. Jadi segala sesuatu ada perhitungannya. Menurut akal pikiran ya memang harus begitu, karena Tuhan Maha Adil dan Sempurna. Yang berbuat baik akan menuai kebaikan yang berbuat jahat akan mendapat siksaan. Yang salah memilih Tuhan akan menghadapi kesengsaraan selamanya dan yang benar memilih Tuhannya maka akan diselamatkanNYA.
Pada dasarnya tempatnya manusia adalah di surga. Tapi anda tau sendirikan sifat manusia ada yang curang ada yang jahat ada yang iri dengki ada yang culas ada yang penipu, pencuri dan sebagainya. Coba anda bayangkan kalau manusia yang mempunyai sifat seperti itu di taruh di surga ? Bisa berantakan itu isi surga, bisa ribut manusia di surga. Oleh karena itu diciptakan Dunia Fana ini untuk menyaring manusia yang pantas masuk ke Surga. Didunia ini banyak cobaan, banyak kesusahan, banyak penderitaan, banyak godaan dan lain sebagainya yang tujuannya memilih manusia mana yang pantas masuk Surga. Semua manusai diuji. Bukan hanya kemiskinan dan hidup kekurangan yang menjadi ujiannya tetapi kekuasaan, jabatan, uang, harta benda, anak dan istri juga merupakan cobaannya.

Seorang pencuri, koruptor tidak mungkin masuk Surga, kalau dimasukin Surga bisa mencuri barang tetangganya di Surga, nanti pada ribut di Surga. Yang suka fitnah dan gosip juga gak bakal masuk Surga, nanti penghuni Surga digosipin atau difitnah lalu kocar kacir deh tuh penghuni Surga.
Kalo yang selalu sabar dan bersyukur pasti masuk Surga karena didalam Surga dia tidak perduli dengan tetangga yang istananya lebih megah dengan istrinya yang lebih cantik atau apapun yang lebih indah. Dia menerima dengan iklas apa yang telah diberikan Tuhan kepadanya dan dia selalu bersukur didalam Surga sehingga penghuni Surga Damai dan Tentram.
Apabila anda salah memilih Tuhan maka anda tidak akan masuk Surga karena tentu saja Surga ada pemiliknya. Anda harus bersusah payah menggapainya yaitu dengan mengikuti perintah pemiliknya. Anda harus hormat kepada pemiliknya dengan sujud kepadaNYA.
Anda harus mengikuti petunjuk jalannya menuju ke Surga melalui Kitab Sucinya. Kita sudah dibekali akal pikiran dan hati nurani untuk menuju ke Surga, jadi apabila kita tidak dapat menggunakannya maka Tuhan akan Marah Besar dan kita dianggap tidak berguna lalu dibuang ke Neraka tempat pembuangan yang paling buruk....Mau ?! Tetapi Tuhan kan Maha Pemaaf dan Pengampun, jadi manusia yang berdosa tetapi pernah menyembahNYA atau menyakiniNYA maka ada kemungkinan masuk Surga, tetapi manusia yang salah memilih Tuhan bahkan tidak percaya kepadaNYA tidak mungkin masuk Surga, mereka akan dibuang ke Neraka sambil di Ejek " mana Tuhanmu yang dahulu kamu sembah, bisakah mereka menolongmu ?! " kacian deh kamu...
Kalau pilih Tuhannya benar walaupun didunia ada nakal nakalnya tetap saja diampuni tapi dicuci dulu di Neraka sampai kapok. Atau bahkan Dosanya banyak tetapi sempat bertobat maka bisa masuk Surga karena yang penting adalah kita telah memilih Tuhan yang benar benar Tuhan yaitu yang Maha Kuasa yang bisa berbuat apa saja. Ruginya kalau menjadi manusia yang banyak berbuat kebaikan, banyak beribadah tetapi salah memilih Tuhannya, maka segalanya akan sia sia....cape deh.
Jadi intinya jalani hidup didunia apa adanya dengan sabar dan iklas, sembahlah Tuhan yang benar, apapun yang terjadi kita serahkan kepadaNYA, karena DIA lah yang paling mengerti segala urusan, lalu berharaplah hanya kepadaNYA, jangan kepada yang lain.






Untuk Perkembangan Dakwah dan Kaum yang Membutuhkan, Mohon Bantuan 
Sumbangan Dana ke rekening    BCA  4731199536

Rabu, 13 Juli 2011

APA DAN SIAPAKAH TUHAN ITU

APAKAH TUHAN ITU

Tuhan adalah sesuatu yang dianggap/dipercaya paling tinggi, paling berkuasa dan paling ditakutkan sehingga disembah dan dituruti kemauannya.
Bermacam macam orang bermacam macam pula Tuhannya. Ada orang yang takut kepada pohon sehingga menyembah pohon. Ada orang yang takut kepada penghuni hutan, lautan, gunung dan lain sebagainya sehingga mereka memberikan sesembahan kepadanya berupa makanan bahkan korban dan berdoa berharap kepada penghuni tersebut agar dapat mengabulkan keinginannya. Ada yang menganggap matahari paling tinggi sehingga mereka sujud kepadanya. Ada orang yang MENUHANKAN uang, jabatan, harta dikarenakan semua itu dianggap berkuasa mengatur dan memenuhi kehidupannya.
Ada juga yang menyembah manusia bahkan jin atau syaitan karena dianggap dapat memberikan apapun yang mereka inginkan. Ada Tuhan yang berupa manusia, ada yang berupa dewa, ada yang berupa patung dan lain sebagainya.
Berarti didunia ini ada banyak Tuhan ?! Tuhan yang mana yang benar benar Tuhan ?
Kalau kita berpikir secara logika, bila Tuhan ada banyak berarti ada banyak keinginan dari masing masing Tuhan. Ada Tuhan yang ingin menciptakan bumi bulat, ada yang ingin kotak, ada yang ingin lonjong. Ada Tuhan yang ingin menciptakan manusia matanya dua, Tuhan yang lainnya gak mau kalah menciptakan mata manusia empat, Tuhan yang lain lagi menciptakan manusia tangannya enam, Tuhan yang lain lagi menciptakan kepala manusia otaknya besar biar lebih pintar, akhirnya sesama Tuhan saling bersaing dan adu kekuatan. Kalau Tuhan ada banyak berarti dunia ini jadi berantakan. Secara logika tidak mungkin Tuhan ada banyak, Tuhan harus hanya ada Satu. Satu Tuhan yang menciptakan alam dan mahluknya, hanya Satu Tuhan yang mengatur kehidupan sehingga tercipta keseimbangan alam. Alam ini sudah pasti ada yang mengaturnya, segala mahluk pasti ada yang menciptakannya, segala yang tercipta pasti ada gunanya. Coba anda pikir, segala sesuatu walaupun yang paling jelek atau menyebalkan pasti ada gunanya. Sampai kotoran hewanpun ada gunanya. Burung atau serangga betapa hebat disainnya sehingga bisa terbang dan ilmunya dipelajari manusia untuk membuat pesawat. Manusia sendiri merupakan mahluk rumit yang sempurna yang akhirnya bisa menciptakan apa saja bahkan bisa terbang ke ruang angkasa. Sebetulnya yang hebat manusianya atau yang menciptakan manusianya ? Kebanyakan manusia merasa hebat sehingga lupa dengan penciptanya. Jika kita ingat kepada siapa yang menciptakan kita maka kita tidak akan sombong dan kita akan bersyukur karena telah diciptakan menjadi manusia. Kalau kita dijadikan monyetpun kita gak bisa protes atau merubah takdir, jadi intinya kita harus mencari tau siapa Tuhan kita sesungguhnya dan segeralah bersyukur dan mengikuti keinginannya. Karena tidak ada yang paling hebat selain Tuhan.
Tuhan adalah Yang Maha Segalanya, Maha Tinggi, Maha Pencipta, Maha Kuasa, Maha Mendengar dan lain sebagainya. Tuhan yang lain pasti akan hancur atau binasa dikalahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa ini. Lalu bagaimana kita mencari tau mengenai Tuhan Yang Maha Satu ini ?
Secara logika kita dapat berpikir dengan melihat sekeliling kita, ada gunung ada lautan ada matahari ada hujan ada binatang ada pepohonan dan lain sebagainya. Semua serba teratur, matahari selalu terbit di timur dan terbenam di barat gak pernah terbalik, air selalu mengalir ketempat yang lebih rendah, keseimbangan alam selalu terjaga, setiap mahluk pasti ada makanannya, setiap yang mati atau hancur pasti ada penggantinya, itu semua menandakan ada yang menciptakan dan mengaturnya. Kadang ada bencana alam seperti gempa, sunami, gunung meletus, banjir dan lain sebagainya menandakan Tuhan juga bisa marah dan tidak ada sesuatu apapun yang bisa menghalangi kekuasaannya.
Bagi yang menyembah patung, pohon, harta atau benda lainnya coba pikirkan bahwa benda itu bisa hancur berarti bukan Tuhan. Bagi yang menyembah orang, jabatan, kekuasaan coba pikirkan semua itu juga bisa hilang dimakan usia. Semua yang ada didunia tidak ada yang kekal abadi, bahkan seorang Raja Besar atau seorang Nabi pasti akan berakhir.
Kalau kita lihat betapa hebatnya bencana alam seharusnya kita berpikir bahwa Tuhan bisa marah, kalau kita lagi sakit atau miskin lihat betapa tidak berdayanya kita, Maka bila kita lagi kaya ingatlah masa kita susah dan selagi kita sehat ingatkah bahwa kita pernah sakit, selagi kita sehat dan berjaya maka ingatlah bahwa kita bisa mati kapanpun, jadi secara ilmu logika kita dapat berpikir bahwa kita tak seharusnya sombong karena segala yang ada harta benda bahkan jiwa kita ada yang mengatur dan menguasainya, kita tidak dapat berbuat banyak tanpa seijin Tuhan dan oleh sebab itu kita harus mencari tau siapakah sebenarnya Tuhan kita yang menguasai semua itu. Kita memiliki peralatan canggih dalam diri kita yaitu panca indra, dan bila tidak dipergunakan dengan baik dan benar maka yang menciptakannya akan MARAH BESAR. Siapkah anda menghadapi kemarahanNYA.

SIAPAKAH TUHAN KITA

Untuk mencari tau siapakah Tuhan kita cukup dengan akal pikiran, hati nurani dan panca indra kita saja karena memang itulah bekal yang diberikan Tuhan kepada kita untuk menjalani kehidupan ini. Tetapi banyak manusia yang tidak dapat menggunakannya bahkan menyalahgunakannya. Sebagai contoh, banyak orang mengaku pintar bisa membuat apa saja bisa sekolah kemana saja memiliki segalanya tetapi salah memilih Tuhan. Ada juga manusia hidup biasa saja tidak sekolah tinggi dan hidup kekurangan tetapi tabah dalam menjalaninya dikarenakan memliki Tuhan yang benar. 
Untuk mencari Tuhan yang benar dapat kita tempuh dengan beberapa ilmu logika, yaitu ilmu pola pikir sederhana saja berdasarkan bukti dan fakta diantaranya :
1. Memilih ajaran mana yang paling benar
2. Mempelajari ajaran manakah yang paling menghargai Tuhannya
3. Memilih Kitab Suci (panduan hidup) yang paling sempurna
4. Membaca isi Kitab suci dan berusaha mengerti maknanya
Lalu jika sudah mendapatkannya maka anda dapat mengembangkannya sendiri karena itu untuk keselamatan anda sendiri....

1. Ajaran, Kepercayaan atau Agama sudah ada sejak dahulu kala jadi anda tinggal mempelajarinya dan memilihnya karena dari jaman dahulu Tuhan sudah berusaha memberikan petunjuk untuk keselamatan manusia melalui kitab kitab suci dan melalui manusia yang kita sebut Nabi. Tuhan memberi petunjuk melalui perantara sehingga banyak terjadi penyimpangan pesan dikarenakan ada manusia atau syaitan yang berusaha mengacaukannya. Syaitan musuh utama manusia, kerjanya menjerumuskan manusia untuk jauh dari Tuhannya.
 Mudah untuk menentukan ajaran mana yang paling benar dan harus diikuti. Kita lihat dari kitab kitab terdahulu bahwa Tuhan terus mengirimkan petunjuknya dari langit, lalu sekarang Dia tidak mengirimkannya lagi. Berarti kitab yang terakhir sudah cukup untuk menjadi petunjuk hidup manusia. Kitab manakah itu ?
Jawabnya Al Quran. Al Quran merupakan kitab terakhir yang hingga kini tidak ada lagi kitab yang turun.
Berarti Al Quran merupakan petunjuk terakhir untuk manusia. ibarat buku " Al Quran merupakan cetakan terakhir " kalau anda membeli buku kan maunya yang baru alias cetakan terakhir. Kalau anda kerja kan mengikuti peraturan yang terakhir bukan yang terdahulu. Kita mengikuti dan patuh kepada atasan bahkan presiden yang terakhir kan, bukan yang terdahulu. Jadi itulah contoh bagaimana kita berpikir untuk memilih, gampang kan...?! Kalo yang gampang aja gak bisa Tuhan bisa marah besar.....
2.Ajaran yang paling menghormati Tuhannya
Berbagai agama ajaran atau kepercayaan berbagai macam pula cara menghormati dan menghadapi Tuhannya.
Sekarang kita lihat ajaran mana yang paling sempurna dalam hal menghormati dan menyembah Tuhannya. Ada agama yang tidak memperdulikan cara berpakaian dalam beribadah, contohnya wanita bisa menggunakan rok mini atau rok pendek. Bisa berpakaian rapih pake dasi, ada juga yang berpakaian sederhana, bisa beragam model pakaian dipakai dan lain sebagainya. Yang paling beraturan adalah ajaran Islam, orang islam harus memakai pakaian yang menutup aurat agar tidak mengganggu konsentrasi ibadah dan sangat menghargai Tuhannya. Yang wanita semuanya memakai mukena sehingga segala model pakaian yang dipakainya serta auratnya tertutup rapih. Yang pria menggunakan sarung atau celana panjang dan peci. Tidak terlihat kesenjangan dalam hal berpakaian, semua modelnya sama, itu mencerminkan kebersamaan dan penghormatan kepada sesama manusia dan kepada Tuhannya.
Dalam beribadah berbaris rapih beraturan yang duluan didepan. Sebelum memasuki tempat ibadah harus berwudhu yaitu bersuci atau membersihkan diri dengan air. Pakaiannyapun harus bersih. Begitu sempurnanya dalam hal beribadah.
3.Kitab Suci  (panduan hidup) yang paling sempurna.
Manusia memiliki buku panduan hidup. Seperti mobil, barang elektronik atau negara sekalipun mempunyai buku petunjuk operasional. Buku petunjuk mobil menjelaskan kemampuan dan kelemahan mobil. Buku petunjuk negara berupa undang undang yang mengatur kehidupan dalam suatu negara. Nah buku petunjuk untuk manusia adalah kitab suci Al Quran, mengapa ?! Karena itu merupakan petunjuk terakhir yang datang dari Tuhan. Seperti didunia ini, selalu buku petunjuk yang terakhirlah yang kita ikuti. Selain itu Al Quran lah yang mengkaji berbagai macam hal dan tidak ada satu manusiapun yang bisa menirunya. Kalau kitab lain banyak orang bisa merubahnya, menambahkan atau mengurangi isinya sedangkan Al Quran tidak pernah berubah dari turunnya hingga sekarang.
4. Mengerti isi Kitab Suci (buku panduan hidup)
Setelah kita bisa menemukan buku panduan hidup maka kita harus bisa mengerti apa makna dari isinya tersebut. Al Quran menjelaskan berbagai tata cara kehidupan dari rumah tangga, warisan, negara, berdagang, beribadah, hak dan kewajiban, makanan dan minuman, bersosialisasi, mencari nafkah, pengobatan, ilmu dunia dan ilmu akhirat. Al Quran menjelaskan bahwa Tuhan sangat menyanyangi manusia, segala sesuatunya dicukupi tetapi Al Quran juga menjelaskan bahwa Tuhan bisa marah besar ini dibuktikan dari ayat yang berisikan peringatan bahkan ancaman. 
Didalam Al Quran kita dapat mengetahui bahwa begitu Perkasanya Tuhan dalam memberikan petunjuknya, betapa Ngeri ancamannya tetapi sangat Pemaaf dan Pengampun.
Didalam Al Quran dijelaskan Kedasyatan Neraka dan Keindahan Surga, dan didalam AL Quran dijelaskan segala sesuatu yang kita lakukan ada balasannya dan segala yang ada tidak sia sia dikarenakan Tuhan Maha Sempurna, jadi Tuhan tidak mungkin salah.
Sekarang terserah anda mau mengikuti Tuhan yang mana, kalau salah pilih anda tak mungkin masuk surga, karena surga adalah milikNYA, malah anda akan dibuang kedalam neraka karena neraka dibuat untuk pembakaran sampah mahluk yang tidak berguna, maksudnya tidak berguna adalah tidak dapat menggunakan akal pikiran hati dan panca indranya dalam berkehidupan. MAU...?!

Untuk Perkembangan Dakwah dan Kaum yang Membutuhkan, Mohon Bantuan 
Sumbangan Dana ke rekening    BCA  4731199536






Kata Pengantar

Negara kita berdasarkan PANCASILA, mengakui beberapa Agama, tetapi bunyi Sila Pertama adalah KETUHANAN YANG MAHA ESA, berarti diantara berbagai macam agama itu Tuhannya cuma satu, jadi Yang Manakah Tuhan Kita !?
Negara kita mengakui beberapa agama agar terjadi kerukunan hidup walau kita memiliki banyak perbedaan. Setiap orang berhak memilih Tuhannya masing masing sesuai keyakinannya dan kita tidak boleh memaksakan keyakinan kita kepada orang lain.
Dakwah Logika bertujuan hanya untuk memberitahukan dan mengingatkan saja tanpa paksaan dan tanpa ayat ayat yang menjelaskannya. Jika pembaca mempercayainya maka pembaca harus mengembangkannya sendiri dan mendalami ilmunya sendiri dikarenakan ilmu ini untuk kebaikan sang pembaca sendiri. 
Bagi yang sudah memahaminya diharapkan dapat memperluas ilmunya dan dapat menyebarluaskannya agar berguna bagi kita umat manusia.
" Sebaik baiknya manusia adalah orang yang paling banyak berguna untuk orang lain ".
Jadi hidup ini sebenarnya saling membantu dan mengingatkan bukan saling bermusuhan, saling bersaing dan saling menjatuhkan.
 Musuh utama manusia adalah Syaitan, bukan manusia.

Didunia ini apapun yang dikejar tidak ada puasnya dan tidak ada habisnya. Apapun yang kita miliki tidak ada yang abadi. Orang kaya yang sesungguhnya bukanlah orang yang banyak harta melainkan adalah orang yang merasa cukup dengan apa yang ia miliki dan selalu bersyukur kepada Tuhan.


Untuk Perkembangan Dakwah dan Kaum yang Membutuhkan, Mohon Bantuan 
Sumbangan Dana ke rekening    BCA  4731199536